Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh...ππ
wah, sudah hampir satu tahun lebih saya meninggalkan blog
ini..π
Pada tema Perkenalan Diri memang saya sudah katakan bahwa
saya suka dengan menulis dan membaca, tapi entah kenapa hobby itu hilang begitu
saja karena adanya gadget yang menganggu dunia imajinasi saya menjadi dunia
bermalas-malasan.
Singkat cerita...
Saya berpikir untuk meninggalkan dunia malas dan bangkit untuk
mengembangkan blog saya kembali. Kemudian saya berpikir “akan diisi apa blog
saya agar membuat orang-orang menjadi pengunjung setia saya dan menarik
perhatian orang-orang dengan cara menetapkan satu topik tentang tulisan blog
saya??”
Kemudian saya mengambil dua ide yang berisi “ PESONA HIJRAH
dan PUISI/CERPEN” setelah bertemu dengan ide-ide tersebut saya mengambil
tindakan lanjut, ”apakah ide ini banyak disetujui kalangan?” dengan sigap saya
langsung membuka aplikasi Instagram untuk membuat video Snapgram yang berisi voting
antara dua tema tersebut.
Alhamdulillah,
saya mendapat respon yang cepat dari followers aktif saya. Dan hampir 60% memilih Pesona Hijrah dan
sisanya memilih Puisi/Cerpen.
Kemudian saya langsung
bersemangat untuk membuat tulisan di blog ini. Syukron kawan-kawan...ππ
Saya akan beri alasan kenapa saya memilih topik Pesona
Hijrah..
Maaf ya untuk para pembaca agar tidak berpikir negatif dulu
masalah topik ini..
Saya memang baru berhijrah dari masa lalu yang pernah saya
alami dan saya pun belum sepenuhnya baik dalam berhijrah, masih suka berkata
kasar, mementingkan ego dan masih jauh dari kata-kata taat namun dalam tulisan
ini saya akan berbagi apa saja yang telah saya lalui dan hambatan serta bagaimana
indahnya mengalami proses hijrah selama hidup saya bukan juga untuk mengurui sekali
lagi ditekankan hanya saja berbagi pengalaman hidup.
saya hampir rapuh dan tidak tau lagi harus apa dengan
perasaan yang tiba-tiba sedih, galau, senang dan campur aduk.
Memulai hijrah lagi,tidaklah
mudah. Iyaa..lagi.. saya pernah berhijrah namun lalai kembali..
Hijrah kali ini benar-benar menyulitkan, pasalnya saya harus
melupakan dan mengikhlaskan seseorang yang pernah saya cintai...
Dari sini lah saya mulai mendobrak iman saya untuk tidak
lagi mencintai berlebihan kecuali dalam mencintai-Nya. Dalam hal ini saya
sering sekali merasa galau tidak jelas seperti Kapal yang hanya mengikuti arus,
saya bertekad harus punya kebiasaan untuk bergerak dari kebiasaan kesedihan
untuk memulai dunia baru. Karena saya yakin kesedihan adalah godaan setan.
Saya berpikir “ apakah saya harus menyusahakan sahabat saya
untuk menganggu waktunya agar mendengarkan semua keluh kesah saya atau bertopeng
banyak agar terlihat bahagia?”. Saya terus berpikir bahwa saya tidak boleh
terus-terusan seperti itu. Saya harus menemukan kebiasaan yang menjadi tanggung
jawab serta sesuai passion yang ada pada diri saya.
Kemudian saya melihat blog saya yang telah lama ditinggalkan
jika di andaikan mungkin akan seperti barang yang banyak debu dan tidak
terlihat lagi seperti apa wujud barangnya, heheheh...
Disinilah saya akan berbagi dan memulai semua cerita hijrah
saya yang masih belum pantas diberi jempol namun saya yakin disetiap kecil
kehidupan ada ilmu yang dapat menjadikan pelajaran.
Dengan Bismillah saya lakukan ini semoga semuanya berjalan dengan lancar dan selalu istiqomah.π
Selamat Datang,
Pengunjung dan Pembaca Setia.
Semoga kalian dapat mengambil sisi positif serta hikmah
dalam tulisan saya ini..
Jangan lupa untuk share dan comment apa saja yang ada di
hati kalian setelah membaca, saya berdo’a kalian yang berbaik hati berkunjung dan
membaca tulisan-tulisan di blog saya mendapatkan Pahala dan taufik-Nya.
Aamiin Allahuma
Aamiin.....
Sampai berjumpa di tulisan yang In Syaa Allah
menginspirasi..
Wassalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.ππ
Comments
Post a Comment